Ayo...Lawan Proxy War Menuju Indonesia Emas 2045


Bentuk ancaman bagi sebuah negara kini berbeda. Jika dulu berbentuk baku hantam senjata tetapi sekarang musuh bisa saja melucuti apa yang kita punya tanpa kita merasa menderita. 

Di era yang semakin modern ini, ancaman dapat menyelundup dan menghancurkan negara dalam keheningan hingga yang terakhir kita sadari negara sudah porak-poranda dari segi ekonomi, pendidikan, dan mental sumber dayanya. 

Lantas apa yang dapat kita lakukan untuk melindungi Indonesia? 

Dalam sebuah Kuliah Umum yang diadakan di ITB (23/3) Komandan Sesko TNI Letjen Agus Sutomo, S. E.  membahas bentuk ancaman yang dinamakan proxy war serta peran yang bisa lakukan untuk mengatasinya dan mengantarkan Indonesia menuju Indonesia Emas. 

Indonesia Emas adalah masa kejayaan Indonesia yang dicanangkan untuk terjadi pada 17 Agustus 2045, yaitu bertepatan dengan 100 tahun dirgahayu Indonesia. Inilah saatnya kita akan menjadi pelaku utama Indonesia Emas kelak. 

Ketika pertumbuhan penduduk dunia semakin pesat otomatis supply kebutuhan yang terus mengecil dengan demand yang terus bertambah akan menyebabkan sumber kebutuhan pokok menjadi rebutan.

Hasil penelitian BP tahun 2011 menyebutkan bahwa cadangan minyak hanya akan bertahan 45 tahun lagi. Namun, melihat perkembangan dunia saat ini, penelitian BP tahun 2014 melansir konsumsi minyak akan meningkat 41% di tahun 2035. 

Maka, diprediksi sebelum menginjak Indonesia Emas, cadangan minyak dunia sudah kandas tepatnya di tahun 2043, bahkan bisa saja bergeser maju. 

Diperkirakan di tahun 2043, penduduk orang yang tinggal di luar ekuator akan menyerbu negra-negara dengan matahari sepanjang tahun untuk memenuhi kebutuhan mereka. 

Ini akan menjadi pemantik perang energi yaitu pertempuran merebutkaan pangan, air, dan sumber kehidupan lainnya. 

Palagan pertempuran akan bergeser dari negara penghasil minyak ke negara subur. 
Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan terbesar di ekuator - memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Soekarno pernah berkata bahwa kekayaan alam Indonesia suatu saat dapat membuat iri negara-negara dunia. 

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi masyarakat Indonesia dalam menuju masa emasnya. Tantangan tersebut diantaranya: 

(1) membeli dan menguasai media massa untuk melakukan pembentukkan opini, rekayasa sosial, dan kegaduhan masyarakat; 

(2) mengadu domba TNI dan Polri lewat berbagai cara sehingga terjadi kekacauan dan gangguan stabilitas sosial; 

(3) mendapatkan pemimpin Indonesia sedini mungkin sehingga memihak dan dapat dikendalikan asing; 

(4) investasi besar-besaran ke Indonesia; 

(5) mengekploitasi sumber alam dan menjadikan Indonesia sebagai pasar untuk menjual produk asing; dan 

(6) menghancurkan generasi muda Indonesia melalui berbagai budaya negatif seperti perilaku konsumtif, judi, narkoba, dan LGBT. 

Hal-hal inilah yang dimaksud sebagai proxy war atau perang yang masuk ke sendi-sendi kehidupan yang beragam. Proxy war dilakukan oleh non-state actor, tapi dikendalikan oleh state. 

Indikasinya ditunjukkan dengan gerakan separatis, demo anarkis, sistem regulasi dan perdagangan yang merugikan, peredaran narkoba, dan masih banyak lagi. 

Menurut Komandan Sesko, inilah gambaran "invisible hands" yang mendesain berbagai bentuk opini kebencian agar menjadi candu bagi kita dan membuat kita ketagihan bertengkar. 

Sudah menjadi barang pasti bagi kaum intelek seperti mahasiswa untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan senantiasa membangun suasana yang guyub serta konstruktif demi keutuhan bangsa. 

"Dari segi geografis, kita memiliki keunggulan berupa daratan dan lautan yang luas. 

Dari segi demografis kita punya kearifan lokal. 

Kita juga punya Pancasila," ungkap Komandan Sesko. Menurutnya, jika kita dapat konsisten dan sungguh-sungguh, sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia akan kita genggam kembali. 

Tonggak sejarah sudah diperjuangkan dari 1808 hingga proklamasi kemerdekaan oleh para pendahulu, sekarang giliran kita memperjuangkan tonggak sejarah untuk mencapai Indonesia Emas 2045. 
sumber : www.itb.ac.id

deskripsi gambar

0 Response to "Ayo...Lawan Proxy War Menuju Indonesia Emas 2045"

Post a Comment

www.updategeh.com. Powered by Blogger.