Header Ads

Gunung Krakatau Meletus, Seluruh Dunia Merasakan Dampaknya

photo ilustrasi

Pada tanggal 26 Agustus ledakan awal Krakatau telah menghancurkan dua pertiga pulau. Namun empat letusan lain pada 27 Agustus yang dimulai pada pukul 05.30 lebih dahsyat.

Seperti dilansir History.com, ledakan terdengar sejauh 3.000 mil atau sekitar 4838 kilometer dengan abu membumbung hingga ketinggian 50 mil (80 kilometer). Letusan Krakatau disamakan dengan kekuatan ledakan 1.300 megaton.

Debu akibat ledakan gunung tersebut bahkan membuat gelap seakan matahari terbenam. Ledakan juga membuat suhu diseluruh dunia turun beberapa derajat.

Menurut perkiraan 36 ribu jiwa tewas akibat letusan, dengan sekitar 31 ribu di antaranya disebabkan oleh tsunami. Gelombang tsunami tercatat setinggi 120 kaki dan menyapu pulau-pulau kecil di dekatnya.
Berikut 5 fakta seputar letusan Gunung Krakatau 
1.Letusan Gunung Krakatau Terdengar Sampai Sri Lanka dan Australia
Pada penghujung bulan Agustus 1883, bolak balik gunung Krakatau mengalami erupsi. Hampir semuanya sangat mengerikan, termasuk di tanggal 27 Agustus yang bisa dibilang gong-nya. Ya, ledakan di tanggal itu adalah yang paling dahsyat. Bahkan bunyinya membuat telinga orang-orang berdenging saking kerasnya.

2.Tsunami Raksasa Muncul dan Menyapu Peradaban
Begitu dahsyatnya goncangan yang terjadi, akhirnya segalanya pun terpengaruhi. Termasuk lautan yang awalnya tenang kemudian jadi bergejolak. Hingga akhirnya yang ditakutkan pun terjadi. Muncul kemudian deretan tsunami-tsunami besar yang kekuatannya jauh melebihi bencana yang pernah menghantam Aceh beberapa tahun lalu. Peneliti memperkirakan tsunami yang terjadi sebagai akibat erupsi Krakatau benar-benar gila. Kemungkinan besar tingginya bisa mencapai 100 kaki atau hampir 30 meter. 

3.Jutaan Ton Debu Vulkanis Menutupi Atmosfir
Hentakan letusan yang besar tak hanya mengguncang Bumi dan menciptakan banyak tsunami, tapi juga membawa jutaan material abu ke angkasa. Alhasil, saat terjadi erupsi langit benar-benar sangat gelap. Ngerinya lagi, kondisi ini bertahan hampir tiga hari lamanya.

4.Letusan Gunung Krakatau Membuat Bumi Mendingin Selama Bertahun-Tahun
Jutaan ton debu vulkanis yang menutupi atmosfir membuat matahari tak mampu menembus Bumi. Alhasil, iklim di bawah atmosfir pun mendingin. Menurut peneliti, ketika itu secara signifikan suhu Bumi makin turun sampai beberapa derajat.
Ngerinya, kondisi ini bertahan selama bertahun-tahun. Tepatnya dari 1883-1888, alias hampir lima tahun! Seumpama kondisi ini bertahan lebih lama lagi, maka akan sangat berbahaya bagi kehidupan di Bumi. Ya, tanpa sinar matahari, hampir dipastikan kehidupan pun akan segera mati

5.Letusan Krakatau Ternyata Masih Bisa Terulang
Kita harus sangat bersyukur karena meletusnya Krakatau adalah beberapa ratus tahun lalu. Bayangkan kalau diundur lalu terjadi tahun ini, mungkin kerusakannya bisa lebih parah lagi serta memakan lebih banyak korban. Meskipun bencana ngeri itu sudah berakhir, tapi bukan berarti usai pula teror Krakatau.

No comments

www.updategeh.com. Powered by Blogger.