Header Ads

Boy Sadikin : Menjadi Pemimpin Tak Hanya Harus Berpikir dengan Otak Melainkan Juga dengan Pertimbangan Nurani


Boy Bernardi Sadikin atau lebih akrab disapa Boy Sadikin adalah anak dari Ali Sadikin, mantan Gubernur DKI Jakarta yang menjabat antara tahun 1966 hingga 1977. Mengikuti jejak sang ayah, Boy Sadikin juga berkutat dengan bidang politik di tanah air.

baca juga : 

Mundur dari PDIP, Boy Sadikin Gabung ke Sandiaga


Boy Sadikin mulai masuk ke parlemen melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Boy Sadikin bertugas di Komisi D DPRD DKI Jakarta mulai tahun 2009. Komisi ini berkaitan dengan bidang pembangunan.

Pada 27 November 2013, Boy dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menggantikan Sayogo Hendrosubroto yang pensiun. Sementara itu, di DPD PDIP DKI Jakarta sendiri, Boy menjabat sebagai Ketua DPD.

Pada tahun 2012, nama Boy Sadikin santer dibicarakan sebagai salah satu calon pasangan Gubernur - Wakil Gubernur bersama Ahok (Basuki Tjahaja Purnama). Namun hal ini tak terlaksana karena Boy lebih memilih untuk menjadi tim sukses bagi pemenangan Jokowi - Ahok. Boy mengaku mengundurkan diri demi menjaga nama baik partai dan orang tuanya.

Jika dibandingkan dengan ayahnya, Bot mengaku belum bisa mencapai lebel pemimpin yang bisa mengemban amanat dari rakyat banyak. Tak hanya itu, nama besar Ali sadikin juga ditengarai menjadi beban tersendiri bagi Boy. Dia mengingat nasihat sang ayah bahwa :

 Menjadi pemimpin tak hanya harus berpikir dengan otak melainkan juga dengan pertimbangan nurani.

No comments

www.updategeh.com. Powered by Blogger.