Header Ads

Muzakir Manaf Memimpikan Aceh yang Mandiri, yang Sejahtera dan Bersyariat

Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh kedua dari kiri
Mengenal Sisi Lain dari Mantan Panglima GAM, Muzakir Manaf
Nama Mualem itu dilekatkan kepadanya, dikarenakan ia pernah melatih anak-anak muda Aceh di Libya untuk didik menjadi pasukan Gerakan Aceh Merdeka.
Mualem lahir di Seunudon, Aceh Utara pada 3 April 1965. Mantan Panglima GAM setelah Tgk Abdullah Syafi’i ini meraih suara rakyat Aceh pada tahun 2012, sehingga ia pun duduk menjadi Wakil Gubernur Aceh bersanding bersama Zaini Abdullah.
Masa kecilnya dihabiskan di Seunuddon Aceh Utara. Seunuddon merupakan sebuah kecamatan yang berjarak 12 KM dari jalan Medan-Banda Aceh. Wilayah yang memiliki 33 Gampoeng ini memiliki banyak sawah dan tambak, disana Mualem kecil bermain.
Mualem kecil pun hidup di daerah pesisir. Bahkan di desanya tinggal merupakan wilayah yang berzona hitam bagi tentara saat itu, hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat Seunuddon yang masuk menjadi pasukan Gerakan Aceh Merdeka.
Muzakir Manaf mengawali pendidikan di SDN Seunuddon, kemudian melanjutkan SMP di Idi Aceh Timur dan SMA di Panton Labu Aceh Utara.
Ia pun berangkat ke Libya pada tahun 1986 untuk berlatih menjadi anggota Gerakan Aceh Merdeka, disana ia berlatih di Camp Tajura bersama pasukan GAM lainnya.
Panglima GAM Mualem Klikkabar

Riwayat Mualem di Gerakan Aceh Merdeka terbilang cukup banyak, beberapa posisi strategis sempat diembannya. Pada tahun 1998 Mualem dipercayakan menjadi Panglima Gerakan Aceh Merdeka wilayah Pase, sekaligus sebagai Wakil Panglima Gerakan Aceh Merdeka, baru pada tahun 2002 ia menjabat sebagai Panglima Gerakan Aceh Merdeka.
Kini Mualem kembali mencalonkan diri di Pilkada 2017, namun bukan lagi sebagai wakil gubernur, melainkan sebagai Gubernur Aceh.
Ia tampil begitu percaya diri, bahkan Mualem sempat mengatakan akan menang dengan proses aklamasi. Meskipun belum ada sejarah pemenang kepala daerah melalui aklamasi.
Tapi begitulah sosok Mualem, ia tampil begitu adanya. Dalam sebuah wawancara di pendopo saat hari raya Idhul Adha lalu, Mualem mengatakan ia memimpikan Aceh yang mandiri, yang sejahtera dan bersyariat.
Zaini Mualem Klikkabar

Mualem sangat ingin mengangkat marwah bangsa Aceh seperti Aceh di masa lalu, bahkan bisa lebih dari itu. Menurutnya perjuangan GAM saat ini adalah mensejahterakan masyarakat Aceh dan menjadikan Aceh sebagai daerah yang benar-benar menerapkan syariat Islam. sumber : KlikKabar

No comments

www.updategeh.com. Powered by Blogger.