KEBIJAKAN SOAL TIKUS, Anies Baswedan : Belajarlah Dari INDIA !

Anies Baswedan menyinggung wacana pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait tikus, yang populasinya meningkat di DKI Jakarta.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuat aturan khusus mengefektifkan pelaksanaan Gerakan Basmi Tikus di seluruh wilayah Ibu kota, untuk menghindarkan warga dari berbagai macam penyakit yang disebabkan tikus.

Rencananya pemerintah DKI Jakarta  akan menghargai tikus yang ditangkap warga senilai Rp20.000 dan tikus hasil tangkapan itu nantinya akan dikubur.

Menurut Baswedan , cara seperti ini harus  dipikir-pikir secara matang sebelum diberlakukan. Kata dia, "Dulu di India kasus ini juga pernah terjadi, satu kobra diberikan harga."

Namun, lanjut dia, dampak dari kebijakan populis itu, masyarakat jadi semakin banyak yang mengembangbiakkan kobra. "Sampai akhirnya pemerintah India memutuskan untuk tidak lagi membeli kobra," jelasnya.

Apakah lalu masalah selesai? Ternyata tidak, karena kobra-kobra hasil ternakan itu dilepaskan begitu saja.  "Akhirnya yang terjadi malah jadi 'banjir' kobra di India," tuturnya.

Selain India, Vietnam, dan Myanmar merupakan dua negara lain yang juga memiliki pengalaman serupa, ungkap bakal calon pemimpin ibu kota yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera itu.

"Jadi, kita patut belajar dari negara lain yang pernah melakukan hal yang sama. Mereka juga pernah punya pengalaman, itu sebabnya penting untuk melihat pengalaman dari banyak negara," kata Baswedan
deskripsi gambar

0 Response to "KEBIJAKAN SOAL TIKUS, Anies Baswedan : Belajarlah Dari INDIA !"

Post a Comment

www.updategeh.com. Powered by Blogger.