Header Ads

HEBOOOH ... PENGUNDURAN DIRI MASAL Pengurus Partai NASDEM Garut ... ADA APA YA ?

Ketua Umum Nasdem Surya Paloh bersama Pasangan Ahok - Jarot

Konstelasi politik Pilkada Jakarta ternyata memberikan efek bukan hanya di wilayah Jakarta, tetapi sudah menasional. Hal ini bisa kita dari pengunduran diri masal sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Garut. Hal ini dilatarbelakangi dari sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang mendukung Pasangan Calon (Paslon) Ahok-Djarot di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Seperti dikutip dari media online fokusjabar.com ,Ketua DPD Partai NasDem Garut, Ahmad Fajar Kunaefi. membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dia bersama pengurus lainnya mundur karena keputusan DPP bertolak belakang dengan hati nuraninya.

“ Kami mundur karena kebijakan DPP mendukung Paslon No Urut 2 (Ahok-Djarot) yang telah melakukan penistaan terhadap agama,” sebut Ahmad Fajar, Rabu (1/3/2017).

Ahmad Fajar mengaku sudah merencanakan jauh-jauh hari menyusul perkembangan peta politik. Kebijakan DPP mendukung Ahok-Djarot sangat melukai umat Islam.

“ Kebijakan DPP telah keluar dari nilai-nilai agama dan moral. Kami mesti mendahulukan agama sesuai dengan sila pertama dalam Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa,” ucap Ahmad Fajar.

Seperti diketahui, Ahmad Fajar adalah salah seorang warga Garut yang tak pernah absen dalam aksi Bela Islam I (411), Bela Islam II (212), Bela Islam III (112) dan 212 jilid II.

Terkait kejadian ini, Wakil Ketua Bidang Advokasi DPD Partai NasDem Garut, Yusep Mulyana membantahnya. Menurut dia, Ahmad Fajar Kunaefi mengundurkan diri karena diduga tidak bisa menjalankan roda organisasi partai.

sumber : Fokus Jabar

No comments

www.updategeh.com. Powered by Blogger.