Header Ads

Polisi Akan Periksa Skandal Politik Uang Ahok-Djarot , Apakah Giring Nidji Terlibat ?


Polda Metro Jaya telah menerima laporan dari Bawaslu DKI terkait dugaan politik uang dalam acara Baksos yang diadakan oleh pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful ‎Hidayat di Jatinegara, Jakarta Timur, 10 Maret 2017 lalu.

Bawaslu menilai bahwa kegiatan bagi-bagi sembako yang melibatkan penyanyi Giring Nidji itu menyalahi ‎aturan.

‎Seperti dilansir Tribun Timur, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono ‎memastikan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan dari Bawaslu itu.‎Sebab, saat ini pelaku politik uang bisa dipidana.

"Aturannya memang ‎kalau Bawaslu menemukan ada tindak pidana dilimpahkan ke kita. Enggak ‎mungkin Bawaslu bawa langsung ke pengadilan," ujar Argo di Mapolda ‎Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017).

Penyidik kepolisian akan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam ‎kegiatan pembagian sembako dalam baksos tersebut. Selain memeriksa ‎pelaku, polisi juga akan meminta keterangan dari saksi-saksi yang ‎mengetahui peristiwa itu.

"Yang ada hubungannya dengan kasus itu pasti‎ akan diperiksa. Kita akan mintai keterangan," kata Argo.

Dari tiga terlapor yang dilaporkan oleh Advokat Cinta Tanah Air ‎(ACTA), hanya satu orang yang dinyatakan melakukan politik uang, yakni ‎seorang perempuan.

Giring Nidji dan seorang lainnya yang juga ‎dilaporkan ACTA, dinyatakan tak terbukti terlibat.
Satu orang lainnya hanya membawa gerobak berisi sembako. ‎Giring Nidji saat itu hadir untuk menemani ibunya

No comments

www.updategeh.com. Powered by Blogger.