Header Ads

Video Kampanye Ahok - Djarot Dinilai Menyebarkan Fitnah dan Kebencian

Cuplikan Video Kampanye Ahok Djarot di akun @basuki_btp

Kembali sosial media diributkan oleh  video kampanyenya, pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Video yang bertema kampanye kebhinekaan justru menuai kecaman karena dianggap menghina agama Islam.

Video yang diunggah akun resmi Ahok @basuki_btp itu bahkan berhasil memunculkan tagar #KampanyeAhokJahat dan menjadi trending topik

Netizen mempermasalahkan adanya penggalan video yang memperlihatkan aksi demo dengan background spanduk Ganyang Cina yang dilakukan oleh sekelompok orang yang menggunakan peci dan sorban. Video itu pun dinilai bernada provokasi.

Video yang mengangkat tema kebhinekaan dengan hastag #BeragamItuBasukiDjarot. Djarot Syaifullah justru memunculkan hastag #KampanyeAhokJahat

Seperti dilansir Republika, Tim Sukses pasangan calon nomor dua Eva Sundari dan Tokoh Masyarakat Ustadz Erick Yusuf mengomentari beredarrnya kampanye video tersebut.

Eva Sundari mengatakan, “Iya video itu dibuat oleh kami. Tapi jangan diframe sebagai propaganda. Itu realitas bukan rekayasa, ada fakta-fakta disekitar kita—jumlah spanduk, penghadangan, penghalangan, dan penggunaan rumah ibadah, fasilitas umum dan lain-lain,” tegas Eva

Ustaz Erick Yusuf bereaksi keras setelah menyaksikan video kampanye pasangan Ahok-Djarot itu dinilai menyebarkan fitnah, menebar kebencian, permusuhan, dan kebohongan. Ini sangat berbeda dengan kenyataanya. Dia mengatakan, Jakarta dalam keadaan damai.

“Untuk aksi, kita bisa lihat aksi 212, apa ada yang rusuh? Realitanya ketika aksi kemarin, apa ada dari peserta aksi yang mengancam, mengintimidasi, atau berperilaku anarkis pada Chinese? Enggak saya rasa,” kata Erick.

No comments

www.updategeh.com. Powered by Blogger.